About us

Header Ads

Diet Sehat Makanan Penambah Darah Penunjang Aktivitas




Memiliki aktivitas segudang setiap hari tentu menuntut kondisi tubuh selalu prima. Orang yang memiliki kegiatan padat harus cerdas dalam mengatur waktu, termasuk pola istirahat dan pola makan. Terjerumus pada kebiasaan istirahat yang seadanya dan makan yang buruk akan membuat kondisi tubuh menurun. Makanan yang dikonsumsi tentu harus bernutrisi. Salah satu kebaikan makanan yang harus ada dalam menu harian adalah menambah darah.
Makanan penambah darah adalah makanan yang kaya akan zat besi. Zat ini sangat diperlukan oleh tubuh terutama bagi Anda yang sering mengalami letih dan lesu atau lazim disebut sebagai kurang darah. Zat besi berperan dalam pembentukan hemoglobin, zat dalam sel darah merah yang berfungsi membawa oksigen ke seluruh jaringan tubuh. Itulah sebabnya, kekurangan zat besi membuat tubuh lemas tidak bertenaga.

Makanan Sumber Zat Besi
Zat besi bisa diperoleh dari makanan hewani dan nabati. Makanan sumber zat besi hewani di antaranya adalah daging ungags, daging merah, dan ikan. Sementara itu, zat besi nabati dapat diperoleh dari kacang-kacangan, sayuran daun hijau, dan buah-buahan kering. Zat besi hewani lebih cepat diserap oleh tubuh, terlebih lagi jika dikonsumsi bersama-sama dengan makanan yang mengandung vitamin C, seperti jeruk, tomat, dan brokoli. Sumber zat besi lain dapat kita temukan pada hati sapi, seafood, sereal, dan biji-bijian.

Kebutuhan Zat Besi Berdasarkan Usia
Banyaknya zat besi yang dibutuhkan tubuh akan berbeda berdasarkan usia. Pada bayi, disarankan agar ibu memberi ASI sekurang-kurangnya hingga bayi berusia 2 tahun untuk mencegah kurang darah. Saat bayi mulai makan makanan padat, usahakan agar tidak terlalu banyak minum susu, karena dikhawatirkan akan mengurangi porsi makanan lain yang tinggi zat besi. Untuk memaksimalkan penyerapan zat besi, berikan juga makanan sumber vitamin C yang memadai untuk bayi.
Sementara itu, balita dan anak-anak bisa mendapatkan zat besi dari daging merah. Sama halnya dengan bayi, konsumsi susu sebaiknya dibatasi sekitar satu gelas per hari.pada orang dewasa, wanita membutuhkan zat besi lebih banyak daripada pria. Jika anda mengalami masalah kesehatan yang berhubungan dengan defisiensi zat besi, segera berkonsultasi dengan dokter.

Makanan Penambah Darah Untuk Ibu Hamil
Ibu hamil membutuhkan asupan zat besi tinggi. Hal ini dikarenankan meningkatnya volume darah yang membuat kadar hemoglobin menurun. Asupan zat besi ibu hamil kadang terganggu akibat kurangnya konsumsi makanan sumber zat besi juga akibat rasa mual yang membuat selera makan menurun. Mengonsumsi suplemen penambah darah seringkali dijadikan solusi. Ada baiknya Anda memperbaki pola makan dan memenuhi kebutuhan zat besi dengan makanan sehat. Berikut merupakan makanan sumber zat besi yang baik bagi ibu hamil.

     1. Buah-Buahan
Buah manis dan segar bisa jadi pilihan terutama saat perassan mual masih sering muncul. Pisang dan kurma baik dikonsumsi karena selain mengandung zat besi, buah-buahan ini juga mengandung kalsium, vitamin, dan potasium.

     2. Kacang-Kacangan
Anda bisa mencoba kacang hijau dan almond. Selain berfungsi menambah darah, jenis makanan ini juga dapat membantu penyerapan nutrisi oleh tubuh.

     3. Daging
Jika selera makan Anda sudah mulai membaik, cobalah mengonsumsi daging. Makanan ini merupakan sumber zat besi yang memadai. Selain itu, kanduingan protein di dalamnya membantu proses pertumbuhan janin. Pilih daging rendah lemak agar kesehatan jantung ibu hamil tetap terjaga.

Post a Comment

0 Comments