About us

Header Ads

Cara Menghitung Masa Subur Wanita & Pria Paling Mudah Dipahami



Masih banyak pasangan suami istri yang tahu kapan masa suburnya. Padahal mengetahui masa subur sangat penting, terutama bagi Anda yang menginginkan anak atau mencegah hamil. Hal ini karena dengan mengetahui masa subur diri sendiri maupun pasangan dapat dijadikan patokan kapan waktu yang tepat untuk dibuahi.
Menghitung masa subur bisa dilakukan dengan cara manual atau menggunakan perhitungan kalender. Namun sebelum kita masuk ke pembahasan cara menghitung masa subur, baik istri maupun suami. Langsung saja simak ulasannya berikut ini.

Cara Menghhitung Masa Subur Wanita
Masa subur merupakan waktu dimana wanita sedang berada di posisi yang paling tinggi, yaitu kondisi ovum yang matang dan siap dibuahi. Umumnya cara menghitung masa subur wanita adalah pada waktu hari pertama haid, yaitu sekitar 11 – 20 hari. Atau pada waktu 12 – 16 hari sebelum haid pada bulan berikutnya.
Jika Anda menginginkan anak, maka waktu tersebut merupakan waktu yang tepat untuk dibuahi. Tapi jika ingin menunda kehamilan, maka hindari berhubungan seks di waktu subur tersebut.
Karena siklus haid setiap wanita berbeda-beda maka waktu masa subur setiap wanita bisa berbeda-beda. Sebuah penelitian ilmu kedokteran menemukan, bahwa kebanyakan wanita masuk pada masa subur di 14 hari pertama sesudah haid sampai datang bulan selesai.
Agar lebih tepat mengetahui masa subur bisa dengan cara  perhitungan kalender. Cara menghitung masa subur ini adalah dengan menghitung masa subur dan juga menghitung waktu subur. Agar tidak bingung, baca penjelasannya berikut ini!
Masa subur wanita yaitu pada waktu hari terakhir haid. Sedangkan untuk mengetahui masa yang tidak subur adalah masa subur ditambah 3. Misalnya: Jika masa subur tanggal haid Anda adalah 25, maka untuk mengetahui waktu yang tidak subur adalah dengan 25 + 3.
Maka masa suburnya adalah pada waktu 38 hari sesudah haid selesai. Sedangkan untuk mengetahui masa tidak subur adalah 25 dikurangi 3, yaitu 22.
Selain menggunakan perhitungan kalender, bisa juga dengan tabel. Cara ini, bisa dibilang merupakan cara yang paling mudah. Hitungan menggunakan tabel berdasarkan perhitungan masa subur dengan singkatan SM untuk Sirklus Menstrulasi, O untuk Ovulasi dan MS untuk Masa Subur. Atau bisa juga menggunakan thermometer digital.
Contoh Kalender Masa Subur Wanita

Cara Menghitung Masa Subur Pria
Jika cara yang sudah kita bahas merupakan cara menghitung masa subur wanita, lalu bagaimana dengan cara menghitung masa subur pria?
Di kalangan awam banyak yang menganggap masalah kesuburan merupakan urusan wanita, padahal tidak seperti itu. Para pria juga masa subur yang dapat menentukan sukses tidaknya kehamilan. Namun, berbeda dengan masa subur wanita, pada pria masa suburnya berdasarkan kuantitas serta kualitas sperma yang keluar. Serta beberapa factor lainnya yang mempengaruhi kesuburan.
Selama masih bisa menghasilkan sperma dengan kualitas baik dan jumlah cukup maka bisa dianggap dalam masa subur. Beberapa indikasi yang dapat menentukan subur tidaknya pria adalah idealnya sekali ejakulasi dapat mengeluarkan sebanyak 15 juta sel seperma permililiter. Jika jumlahnya lebih sedikit dari itu, maka bisa saja proses pembuahan sel telur menurun.
Pergerakan sperma yang baik harus memiliki gerakan yang lincah untuk dapat mencapai sel telur.
Demikian pembahasan mengenai masa subur baik wanita maupun pria. Dengan mengetahui kapan masa subur Anda, maka lebih dapat mempersiapkan kapan waktu yang tepat untuk melakukan hubungan seks. Jika tepat waktunya yaitu pada waktu masa subur maka peluangnya lebih besar untuk dapat hamil.

Post a Comment

0 Comments